Hari Kedua Operasi Ketupat 2026, Lebih dari 400 Ribu Kenderaan Tinggalkan Jakarta

jpnn.com
4 jam lalu
Cover Berita

jpnn.com - JAKARTA - Direktur Penegakan Hukum Korps Lalu Lintas Polri Brigadir Jenderal Faizal mengatakan hingga hari kedua Operasi Ketupat 2026, tercatat sekitar 459.570 kendaraan yang meninggalkan Jakarta. Jenderal bintang satu Polri itu menjelaskan bahwa angka ini baru menyentuh 23,1 persen dari total proyeksi yang mencapai 3,2 juta kendaraan.

Dalam kesempatan itu, Faizal pun memberikan peringatan dini kepada masyarakat yang belum berangkat mudik, mengingat jutaan kendaraan masih tertahan di Jakarta dan sekitarnya.

BACA JUGA: Kemnaker Tegaskan Mudik Bersama Bentuk Investasi Perusahaan Menjaga Produktivitas Pekerja

"Artinya masih ada sekitar 3,2 juta kendaraan atau 76,9 persen yang belum bergerak. Kami memprediksi lonjakan besar akan terjadi pada hari Rabu, Kamis, dan Jumat," kata Brigjen Faizal di Command Center Korlantas Polri di  KM 29 Tol Jakarta-Cikampek, Bekasi, Jawa Barat, Minggu (15/3) dini hari.

Dia mengatakan seluruh personel kepolisian di jalur tol maupun arteri sudah dalam posisi siaga penuh. Pihaknya terus memantau dinamika di lapangan. “Anggota tetap mengantisipasi sisa pelaksanaan Operasi Ketupat ini agar arus mudik tetap terkendali," ungkanya.

BACA JUGA: Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman Peras Satker untuk THR Sejak Lebaran 2025

Brigjen Faizal menyatakan bahwa saat ini mayoritas pemudik masih didominasi ke arah timur atau Trans Jawa ketimbang daerah Sumatra.

“Kami tadi sudah melakukan pengecekan data bahwa hampir semua kendaraan-kendaraan yang mengarah ke arah timur sudah didominasi oleh kendaraan pribadi," katanya.

BACA JUGA: Intip Command Center PJR Korlantas Polri, Pusat Kendali Operasional Masa Lebaran

Faizal menyebutkan untuk kendaraan, seperti truk masih mendominasi ke arah Merak-Bakauheni.

Dia juga menjelaskan Polri juga sudah melakukan kegiatan checkpoint atau ramp check di KM 81. 

"Ini tujuannya agar kami bisa memberikan atau mengantisipasi dengan adanya sopir-sopir yang tidak sesuai dengan kemampuan untuk mengemudi dan kelayakan kendaraan," ungkap Faizal.(mcr8/jpnn)

Video Terpopuler Hari ini:


Redaktur : M. Kusdharmadi
Reporter : Kenny Kurnia Putra


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Jangan Terlalu Cepat Menarik Kesimpulan
• 17 jam laluerabaru.net
thumb
Dibutuhkan Kolaborasi Semua Pihak Bangun Pelayanan Kesehatan yang Konstitusional
• 16 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Rayakan Hari Kemenangan, Gammara Hotel Makassar Siapkan Shalat Idul Fitri di Ebony Ballroom
• 13 jam laluterkini.id
thumb
Bupati Lumajang Izinkan ASN Bawa Mobil Dinas untuk Mudik
• 12 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Aliyah Mustika Ilham dan IAS Gelar Buka Puasa di Rujab Wawali, Pererat Silaturahmi Ramadan
• 9 jam laluharianfajar
Berhasil disimpan.