PENERAPAN standar kesehatan, keselamatan, dan lingkungan kerja menjadi faktor penting dalam menjaga keberlanjutan operasional industri manufaktur. Praktik tersebut tidak hanya berkaitan dengan perlindungan tenaga kerja, tetapi juga berpengaruh terhadap konsistensi kualitas produk yang dihasilkan.
Di tengah meningkatnya perhatian terhadap aspek health, safety, and environment (HSE) di dunia usaha, sejumlah perusahaan mulai menjadikan standar tersebut sebagai bagian dari tata kelola operasional yang terintegrasi. Pendekatan ini dinilai mampu mendukung stabilitas proses produksi sekaligus membangun budaya kerja yang lebih disiplin dan aman.
Dalam konteks tersebut, PT Sarihusada Generasi Mahardhika kembali meraih penghargaan Indonesia Best Companies in HSE Implementation 2026 untuk kategori manufaktur. Apresiasi ini diberikan sebagai bentuk pengakuan atas konsistensi perusahaan dalam menerapkan prinsip HSE secara terintegrasi dan berkelanjutan di seluruh lini operasional.
Operations Director Danone Specialized Nutrition Indonesia, Endri Suprianto, mengatakan penerapan HSE di perusahaan dijalankan secara menyeluruh di seluruh rantai operasional, dengan perhatian besar pada aktivitas di lingkungan pabrik sebagai pusat proses manufaktur.
Menurutnya, perusahaan memperkuat budaya keselamatan melalui berbagai pendekatan, mulai dari pelatihan rutin bagi karyawan, pemantauan kepatuhan terhadap standar keselamatan kerja, hingga kesiapan sarana dan prasarana keselamatan di area produksi.
Selain itu, perusahaan juga mendorong keterlibatan aktif karyawan dalam mengidentifikasi serta mengelola potensi risiko di lantai produksi. Pendekatan ini dilengkapi dengan pengelolaan kesehatan kerja, pengawasan aspek lingkungan, serta sistem monitoring yang mendukung kedisiplinan operasional secara konsisten.
"Penerapan HSE tidak hanya berfungsi sebagai upaya perlindungan bagi karyawan, tetapi juga menjadi fondasi tata kelola operasional yang memastikan proses produksi berjalan aman, stabil, dan berkelanjutan," ujarnya dalam keterangan resminya, Sabtu (14/3).
Endri menambahkan, komitmen terhadap aspek HSE sejalan dengan inisiatif Danone Impact Journey, yang menempatkan keberlanjutan sebagai bagian dari strategi bisnis perusahaan. Pendekatan tersebut tidak hanya berfokus pada produk, tetapi juga pada perlindungan dan pemberdayaan insan yang terlibat dalam proses produksi.
Ke depan, Sarihusada berencana terus memperkuat penerapan HSE sebagai bagian dari budaya kerja dan tata kelola operasional perusahaan. Upaya ini diharapkan dapat mendukung perusahaan dalam menghadirkan nutrisi berkualitas sekaligus memberikan kontribusi positif bagi kesehatan dan keselamatan karyawan, konsumen, serta masyarakat.
Sebelumnya, pada 2025, Sarihusada juga meraih penghargaan Indonesia Best HSE Implementation kategori manufaktur dengan predikat 'Very Good'. Rangkaian pencapaian tersebut mencerminkan komitmen jangka panjang perusahaan membangun budaya keselamatan, kesehatan kerja, dan perlindungan lingkungan yang konsisten di lingkungan operasionalnya. (Fal/E-1)





