Menjelang Lebaran, Penjual Bumbu Jadi di Bogor Raup Omzet hingga Rp 4 Juta per Hari

kompas.com
9 jam lalu
Cover Berita

BOGOR, KOMPAS.com – Menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah atau Lebaran 2026, penjualan bumbu masak di pasar tradisional meningkat.

Kondisi ini dirasakan oleh Agam, pedagang bumbu jadi di Pasar Anyar Bogor, Kota Bogor, yang mengaku pendapatannya naik selama bulan Ramadhan.

Di lapaknya, Agam menjual berbagai bumbu jadi yang siap pakai untuk memasak hidangan khas Lebaran, seperti rendang, semur, dan ayam ungkep. Selain itu, ia juga menyediakan bahan dapur lain seperti cabai, bawang merah, bawang putih, tomat, hingga kentang.

Baca juga: Harga Daging Tembus Rp 150.000 Per Kg di Bogor, Pedagang Prediksi Bisa Naik Lagi

Agam mengatakan, penjualan bumbu jadi selama bulan Ramadhan dapat menghasilkan omzet yang lebih tinggi dibandingkan hari biasa.

"Rp 3 Juta sampai Rp 4 Juta itu per hari (saat bulan Ramadhan)," ungkap Agam kepada Kompas.com, Sabtu (14/3/2026).

Di luar bulan Ramadhan, ia menyebutkan pendapatan dari penjualan bumbu jadi biasanya berada di kisaran Rp 2,5 juta hingga Rp 3 juta per hari.

"Paling Rp 2,5 Juta sampai Rp 3 Juta (hari biasa)," ujarnya.

Menurut Agam, pada hari-hari biasa pembeli cenderung lebih sedikit karena banyak masyarakat memilih membeli makanan jadi di restoran atau tempat makan.

Namun, pada akhir pekan—khususnya Jumat hingga Minggu—penjualan bumbu biasanya meningkat meski tidak setinggi saat bulan Ramadhan.

Ia menilai, meningkatnya penjualan selama Ramadhan dipengaruhi oleh banyaknya warga yang mulai menyiapkan hidangan Lebaran di rumah, seperti rendang dan semur.

"Kalau hari biasa agak kurang, sekarang kan orang rumah banyak yang belanja. Kalau hari biasa paling yang diandalkan Sabtu, Minggu, Jumat. Hari lain jarang orang rumah ke pasar, paling warung nasi Padang," jelas dia.

Baca juga: Sebut Harga Sembako Stabil, Pramono Kaget Cabai Keriting Naik 3 Persen

Agam mengatakan, saat ini banyak pembeli yang mencari bumbu untuk memasak hidangan khas Lebaran.

"Kalau buat sekarang rendang, ayam ungkep, semur itu yang paling banyak sekarang," jelas dia.

Harga bumbu jadi yang dijual di lapaknya bervariasi. Untuk bumbu rendang atau gulai dengan takaran satu kilogram daging dijual seharga Rp 15.000. Sementara itu, bumbu untuk masakan ayam ungkep dan opor dijual seharga Rp 10.000.

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

Menurut Agam, perbedaan harga tersebut dipengaruhi oleh penggunaan bahan tambahan cabai pada bumbu rendang dan gulai.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Sentilan Menohok KDM Soal Siswa di Bandung Tewas Diduga akibat Tawuran, Orangtua Kena Semprot: Tidak Semuanya Harus Diurus Gubernur
• 9 jam lalutvonenews.com
thumb
Air Asia Catat Pendapatan Rp7,87 Triliun dan Kerugian Turun 15% di 2025
• 17 jam lalumedcom.id
thumb
Bahlil Cerita Beli Minyak Dunia Susah Imbas Konflik AS-Iran, 2 Kargo RI Diminta Putar Balik Singapur
• 20 jam laluidxchannel.com
thumb
Komdigi Memprediksi Trafik Telekomunikasi Melonjak 40 Persen Selama Lebaran
• 19 jam lalujpnn.com
thumb
BMKG: Pagi Jakarta Cerah, Waspada Hujan Sore di Jakarta Barat, Timur, dan Selatan Sabtu 14 Maret
• 21 jam lalukompas.tv
Berhasil disimpan.