KPK Ungkap Bupati Cilacap Minta Jatah THR Lebaran Sejak 2025

liputan6.com
10 jam lalu
Cover Berita

Liputan6.com, Jakarta - Deputi Bidang Penindakan KPK, Asep Guntur mengungkap, praktik korupsi dalam operasi tangkap tangan (OTT) di Kabupaten Cilacap berkaitan dengan pengumpulan uang untuk tunjangan hari raya (THR). Temuan tersebut diperoleh setelah penyidik melakukan pemeriksaan intensif dan menggali keterangan dari sejumlah saksi.

Dari hasil pemeriksaan itu, KPK menemukan dugaan praktik serupa sudah terjadi pada 2025. Saat itu, Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman diduga menginstruksikan salah satu stafnya untuk mengumpulkan uang dari berbagai perangkat daerah guna memenuhi kebutuhan THR eksternal.

Advertisement

BACA JUGA: Bupati Cilacap Syamsul Auliya Minta Jatah THR Lebaran, Sudah Kumpulkan Rp 610 Juta

"Jadi, pemberian THR ini tidak hanya untuk hari raya di tahun 2026. Tetapi juga di tahun 2025 itu sudah pernah terjadi," kata Asep saat jumpa pers di Jakarta, Sabtu (14/3/2026).

Namun demikian, Asep mengakui pada tahun 2025 praktik tersebut tidak terendus oleh KPK.

"Cuman pada saat itu tidak termonitor oleh kami, maupun juga belum ada laporan informasi yang masuk kepada kami," tutur Asep.

"Jadi ini udah berulang gitu ya, seperti itu pun jika tahun ini tidak tertangkap tangan, maka kemungkinan besar juga berikutnya menjadi hal yang akan diulangi gitu, seperti itu," imbuhnya yakin.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Operasi Senyap KPK yang Mengguncang Kursi Bupati Cilacap
• 23 jam lalukompas.com
thumb
Pantas Saja Jay Idzes Cs Kesulitan di Serie A, Legenda Italia Sindir Sassuolo Lebih Fokus Jual Pemain Muda
• 20 jam lalutvonenews.com
thumb
Pelaku Usaha yang Bandel Tetap Operasikan Truk Logistik ODOL Bakal Ditilang
• 19 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Menhub sebut program kompensasi becak bantu kelancaran mudik di Jabar
• 12 jam laluantaranews.com
thumb
Danantara dan PLN Bagikan Ribuan Paket Sekolah dari Kalbar, Sulteng, hingga Papua Selatan
• 10 jam laluwartaekonomi.co.id
Berhasil disimpan.