Kepala BPOM Pastikan Obat dan Pangan Aman Jelang Idulfitri

tvrinews.com
14 jam lalu
Cover Berita

Penulis: Nisa Alfiani

TVRINews, Jakarta

Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI, Taruna Ikrar, memastikan kondisi produk obat dan pangan di Indonesia tetap aman, bermutu, serta terjangkau bagi masyarakat menjelang perayaan Idul Fitri. Hal tersebut disampaikan Taruna setelah melaporkan kondisi pengawasan obat dan pangan kepada Presiden Prabowo Subianto.

Taruna menjelaskan pemerintah terus memperkuat pengawasan terhadap sistem produksi hingga distribusi obat dan pangan di seluruh Indonesia. Pengawasan dilakukan secara menyeluruh dari hulu hingga hilir guna memastikan produk yang beredar memenuhi standar keamanan dan mutu.

“Pengawasan dilakukan mulai dari proses produksi hingga peredaran produk agar masyarakat mendapatkan obat dan pangan yang aman serta berkualitas,” ujar Taruna dalam keterangan tertulis yang dikutip, Sabtu, 14 Maret 2026.

Menurutnya, menjelang Idulfitri kondisi harga obat di pasaran juga relatif stabil bahkan cenderung mengalami penurunan. Pemerintah berupaya memastikan masyarakat tetap dapat memperoleh obat dengan harga yang terjangkau.

“Menjelang Idulfitri, harga obat relatif stabil bahkan menunjukkan kecenderungan menurun. Pemerintah memastikan masyarakat bisa mendapatkan obat yang aman, bermutu, dan dengan harga terjangkau,” katanya.

Selain pengawasan obat, BPOM juga meningkatkan intensitas pengawasan terhadap produk pangan selama Ramadan hingga menjelang Idulfitri. Langkah ini dilakukan karena meningkatnya permintaan masyarakat terhadap makanan dan minuman pada periode tersebut.

Taruna menegaskan upaya pengawasan ini tidak hanya bertujuan melindungi masyarakat sebagai konsumen, tetapi juga memberikan kepastian bagi pelaku usaha agar industri pangan dan farmasi nasional dapat berkembang secara sehat dan berkelanjutan.

“Negara hadir untuk memastikan masyarakat dapat menjalankan ibadah Ramadan dan merayakan Idulfitri dengan rasa aman,” ujarnya.

Ia menambahkan penguatan sistem pengawasan obat dan pangan juga menjadi bagian dari kontribusi BPOM dalam mendukung visi pembangunan nasional menuju Indonesia Emas 2045.

“Saya yakin Indonesia Emas 2045 dapat terwujud melalui implementasi Asta Cita yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto. BPOM berkomitmen mendukung terwujudnya masyarakat yang sehat serta sistem pengawasan obat dan makanan yang berkelas dunia,” kata Taruna.

Editor: Redaksi TVRINews

Komentar
1000 Karakter tersisa
Kirim
Komentar

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Trump Minta China Kirim Kapal Perang untuk Bantu Kawal Selat Hormuz
• 1 jam laluidxchannel.com
thumb
Investasi Imbal Hasil Kompetitif, bank bjb Tawarkan SBN Ritel SR024
• 16 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Sumardji Berikan Penjelasan tentang Teja Paku Alam yang Tidak Dipanggil ke Timnas Indonesia meski Jadi Kiper Terbaik BRI Super League
• 17 jam lalubola.com
thumb
Kisah Arafik dan Taufik, Si Kembar Jadi Kordes KKN Universitas Muhammadiyah Bulukumba di Bantaeng
• 10 jam laluterkini.id
thumb
Megawati dan Pramono Resmikan Taman Bendera Pusaka
• 13 jam laludetik.com
Berhasil disimpan.