Polisi Gunakan Scientific Investigation untuk Buru Penyiram Air Keras Aktivis KontraS

suara.com
16 jam lalu
Cover Berita
Baca 10 detik
  • Polda Metro Jaya tengah mengusut kasus penyiraman air keras pada aktivis KontraS, Andrie Yunus, melalui tim gabungan khusus.
  • Penyidik telah memeriksa dua orang saksi warga sekitar lokasi kejadian saat peristiwa penyerangan tersebut berlangsung.
  • Proses investigasi mengandalkan metode ilmiah, termasuk analisis mendalam terhadap rekaman CCTV untuk mengidentifikasi pelaku.

Suara.com - Kepolisian terus melakukan langkah akselerasi untuk mengungkap tabir gelap di balik kasus penyiraman air keras yang menimpa aktivis KontraS, Andrie Yunus.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto membeberkan perkembangan terkini mengenai proses pendalaman perkara yang menghebohkan publik itu.

"Saksi yang sudah periksa dua orang," kata Budi saat dikonfirmasi, Sabtu (14/3/2026).

Budi memerinci bahwa dua orang saksi yang telah masuk dalam berita acara pemeriksaan merupakan khalayak yang berada di area lokasi saat peristiwa terjadi.

"Warga sekitar yang melihat dan mengetahui kejadian tersebut," bebernya.

Guna mengusut tuntas aksi teror tersebut, aparat kepolisian telah membentuk tim gabungan yang terdiri dari Polres Metro Jakarta Pusat dan Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya.

Penyidik kini tengah mengerahkan segala daya upaya dengan mengedepankan metode investigasi modern demi meringkus sang eksekutor.

"Saat ini, masih melakukan penyidikan dengan scientific investigation untuk menemukan pelakunya," tutur Budi.

Terkait dengan pelat nomor kendaraan yang digunakan pelaku, kepolisian hingga kini masih berjibaku membedah bukti-bukti digital di lapangan.

Baca Juga: Menteri HAM Kecam Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS, Minta Polisi Usut Tuntas

Penyidik sedang memelototi setiap detail dari rekaman kamera pengawas atau CCTV yang berada di sekitar lokasi kejadian untuk mengendus identitas pelaku.

"Masih dilakukan analisa dari CCTV, itu bagian dari scientific investigation," pungkas Budi.

Yang jelas, kepolisian berkomitmen untuk segera menuntaskan kasus ini agar motif di balik penyiraman air keras tersebut segera menemukan titik terang. 


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
BJB Raup Minat Investor: Permintaan Sustainability Bond II Naik, Dukung Pembangunan Berkelanjutan
• 18 jam laluliputan6.com
thumb
Wabup Gowa Buka Festival Ramadan BKPRMI 1447 H, Dorong Lahirnya Generasi Dai Muda
• 49 menit laluterkini.id
thumb
Lalu Data Diprediksi Naik Selama Mudik, Lampung Jadi Titik Krusial
• 23 jam lalukompas.id
thumb
Tips Mengelola Uang THR Anak agar Tidak Habis Sehari
• 14 jam lalukumparan.com
thumb
Seminar Literasi Digital MyRepublic untuk 900 Pelajar di Taruna Nusantara
• 20 jam lalumediaapakabar.com
Berhasil disimpan.