Polda Metro Lakukan Tes Urine Sopir Bus AKAP di Terminal Kampung Rambutan Jelang Mudik 

tvrinews.com
17 jam lalu
Cover Berita

Penulis: Nirmala Hanifah

TVRINews, Jakarta 

Menjelang hari raya Idulfitri 2026/ 1447 Hijriah, Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya melakukan tes urine terhadap pengemudi bus Antar Kota Natar Provinsi (AKAP) di Terminal Kampung Rambutan. Di mana, pemeriksaan ini dilakukan secara acak kepada sejumlah pengemudi bus yang akan membawa penumpang menuju berbagai daerah.

Tak hanya itu, hal ini dilakukan dengan tujuan memastikan sopir bus dalam keadaan yang prima, sehat dan bebas dari penyalahgunaan narkotika selama menjalankan tugasnya.

Kepala Terminal Kampung Rambutan, Revi Zulkarnain, menjelaskan jika tujuan melakukan pemeriksaan tersebut untuk memastikan para pengemudi yang melakukan perjalanan antar kota dan antar provinsi terbebas dari penyalahgunaan narkoba sehingga penumpang dapat melakukan perjalanan dengan aman hingga sampai ke tujuan.

“Supaya di pastikan pengemudi yang melakukan perjalanan antar kota, antar provinsi itu bisa terbebas dari narkoba sehingga penumpang yang diangkut bisa selamat sampai tujuan,” kata Revi.

Lebih lanjut, ia menuturkan berdasarkan hasil pemeriksaan, pihak kepolisian dan Kampung Rambutan belum menemukan adanya pengemudi yang positif menggunakan narkoba.

“Untuk yang saat ini pada pemeriksaan tes urine belum ditemukan ada yang positif, tapi apabila kita temukan kita cek lagi dari Kepolisian apakah penyebabnya apakah karena memang narkoba atau minum obat,” jelasnya.

Revi menambahkan bahwa ada kemungkinan sebagian pengemudi mengonsumsi obat karena kondisi kesehatan tertentu. Oleh karena itu, jika ditemukan indikasi dalam hasil tes, akan dilakukan pemeriksaan lanjutan untuk memastikan penyebabnya.

“Karena banyak yang meggunakan obat karena sedang sakit tetapi akan kami lihat lagi kami cek lagi obat yang di minum apa nanti akan di tes ulang lagi dan dipastikan apakah dia memang narkoba atau bukan,” tambahnya.

“Tapi sampai saat ini belum ditemukan pengemudi yang positif narkoba,” pungkasnya.

Dengan pemeriksaan tersebut diharapkan perjalanan mudik Lebaran 2026 dapat berlangsung dengan aman, tertib, serta meminimalkan risiko kecelakaan yang dapat membahayakan penumpang.

Selain melakukan tes urine, petugas juga memberikan imbauan kepada para pengemudi agar selalu menjaga kondisi kesehatan, beristirahat cukup sebelum berkendara, serta tidak menggunakan obat-obatan terlarang yang dapat membahayakan keselamatan perjalanan.

Pengawasan terhadap awak bus ini juga akan dilakukan secara berkala di sejumlah terminal utama guna mendukung kelancaran dan keselamatan arus mudik tahun ini.

Editor: Redaktur TVRINews

Komentar
1000 Karakter tersisa
Kirim
Komentar

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
PBB Ikut Soroti Teror Penyiraman Air Keras ke Andrie Yunus, Begini Sikapnya
• 18 jam laluliputan6.com
thumb
Adrian Wibowo Siap Main, 3 Bintang Muda Timnas Indonesia Ini Bakal Curi Perhatian di Era John Herdman
• 12 jam lalutvonenews.com
thumb
Kepala Bakom Kecam Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS: Harus Diproses Hukum!
• 9 jam laluokezone.com
thumb
Iran Jamin Kapal Tanker India Tembus Blokade Hormuz
• 20 jam lalumediaindonesia.com
thumb
Habiburokhman Minta Polisi Tangkap Pelaku Penyiraman Air Keras Aktivis Kontras
• 17 jam lalukompas.com
Berhasil disimpan.