Wamenpar Minta Pemda Awasi Tarif Pantai Anyer, Cegah "Getok Harga" saat Lebaran

kumparan.com
20 jam lalu
Cover Berita

Wakil Menteri Pariwisata (Wamenpar) Ni Luh Puspa, meminta pemerintah daerah meningkatkan pengawasan terhadap tarif masuk, serta layanan wisata di kawasan Pantai Anyer. Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi praktik pungutan liar, dan kenaikan harga yang tidak wajar selama masa libur Lebaran 2026.

Pernyataan tersebut disampaikan saat Ni Luh melakukan kunjungan kerja ke Pantai Florida pada Jumat (13/3). Kunjungan ini bertujuan memastikan kesiapan destinasi wisata tersebut menghadapi lonjakan jumlah wisatawan saat musim liburan.

"Kami ingin memastikan tidak ada lagi pungutan liar yang sering dikeluhkan wisatawan. Kami juga meminta pemerintah provinsi dan kabupaten untuk mengawasi agar tarif tidak naik secara berlebihan, sehingga pengunjung bisa berwisata dengan nyaman," ujar Ni Luh, seperti dikutip dari Antara.

Menurutnya, pengawasan terhadap tarif dan pelayanan wisata menjadi hal penting, karena kawasan Anyer merupakan salah satu tujuan favorit wisatawan, terutama bagi masyarakat dari wilayah Jabodetabek yang kerap memadati pantai tersebut saat libur panjang.

Kunjungan kerja ini juga merupakan tindak lanjut dari arahan Kementerian Pariwisata melalui surat edaran, yang meminta seluruh pemerintah daerah mempersiapkan destinasi wisata menjelang libur panjang, termasuk periode Idul Fitri dan Hari Raya Nyepi.

Ni Luh juga menegaskan bahwa para pelaku usaha dan pengelola destinasi wisata perlu mematuhi ketentuan harga yang telah ditetapkan, agar tidak merugikan wisatawan sekaligus menjaga citra pariwisata daerah.

Di sisi lain, Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata Kabupaten Serang Anas Dwi Satya, menyampaikan bahwa pihaknya telah menyiapkan target kunjungan wisatawan yang cukup tinggi pada tahun 2026.

"Target kunjungan wisatawan ke Kabupaten Serang pada 2026 sekitar 3,6 juta orang. Khusus selama libur Lebaran, kami memperkirakan jumlah wisatawan bisa mencapai 200 ribu hingga 300 ribu orang," kata Anas.

Pemerintah daerah berharap peningkatan kunjungan wisata tersebut dapat memberikan dampak positif bagi perekonomian masyarakat sekitar. Dengan pengawasan tarif yang lebih ketat dan persiapan yang matang, sektor pariwisata di wilayah Serang diharapkan dapat berkembang tanpa membebani para pengunjung.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Balas Ribuan Chat Otomatis dengan AI Autoresponder dari Barantum
• 13 jam lalumediaapakabar.com
thumb
6 Tahun Berjalan, Foodbank PKB Jabar Jadi Katalisator UMKM Naik Kelas
• 19 jam lalujpnn.com
thumb
DPR Soroti Penyiraman Air Keras ke Aktivis KontraS Andrie Yunus, Diduga Bukan Kriminal Biasa
• 21 jam lalukompas.tv
thumb
Pengamat: Kesadaran Hukum Masyarakat Jadi Kunci Tingkat Kepercayaan Terhadap Polri
• 19 jam lalumediaindonesia.com
thumb
Kapan Penerapan One Way di Jalur Mudik Diberlakukan? Ini Kriterianya
• 2 jam lalurepublika.co.id
Berhasil disimpan.