Deretan Faktor Teknis dan Non-Teknis Runtuhnya Kehebatan Klub-Klub Jawa Timur di BRI Super League

bola.com
7 bulan lalu
Cover Berita

Bola.com, Surabaya - Klub-klub Jawa Timur makin kehilangan tajinya. Alih-alih menjadi karakter utama, mereka mendalami peran figuran dalam kompetisi Super League 2025/2026.

Status provinsi dengan jumlah klub terbanyak di kasta teratas, tak membuat mereka mendominasi. Keempat klub Jawa Timur itu justru mengalami periode mengenaskan.

Advertisement
BACA JUGA: 3 Kekalahan Beruntun di BRI Super League, Apakah Pelatih Arema FC Masih Dipertahankan?

Persebaya Surabaya merupakan contoh klub yang sustainable di setiap musim. Bersaing di papan atas meski tak pernah benar-benar jadi penantang gelar. Namun, pada musim ini Bajul Ijo masih berada di papan tengah.

Kenyataan pahit lainnya harus diterima Arema FC dan Persik Kediri. Mantan juara Liga Indonesia ini terlihat inkonsisten di setiap musim dan selalu berjuang menghindar dari zona degradasi.

Namun, di antara lainnya, nasib Madura United jadi yang paling mengenaskan. Laskar Sape Kerrab bahkan terancam turun kasta musim depan jika tak segera berbenah.

Sebagai salah satu barometer sepak bola nasional, prestasi keempat klub ini jauh dari kata membanggakan. Pertanyaannya, apa yang membuat mereka gagal bersaing musim ini?


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Hasil Nottingham Forest Vs Arsenal: Gol Madueke Lanjutkan Tren Positif The Gunners
• 3 jam lalu
0
thumb
Pelatih De Red FC: Gol cepat Barito pengaruhi mental pemain
• 7 jam lalu
0
thumb
Miguel Pereira Cetak Dua Gol, Persebaya Surabaya Selamat dari Kekalahan dan Imbang 2-2 Lawan PSS Sleman
• 3 jam lalu
0
thumb
Waduh! Lebih dari 75% Anak Disabilitas Belum Mendapat Akses Pendidikan Kesehatan Reproduksi yang Memadai
• 7 jam lalu
0
thumb
Hasil BRI Super League: Brace Miguel Pereira Hindarkan Persebaya dari Kekalahan Lawan PSS
• 7 jam lalu
0
Berhasil disimpan.