FIFA: Piala Dunia Tak Akan Ditunda Akibat Konflik Timur Tengah

celebesmedia.id
3 hari lalu
Cover Berita

CELEBESMEDIA.ID, Makassar - Kepala Operasional (COO) Piala Dunia 2026, Heimo Schirgi menegaskan bahwa turnamen edisi kali ini kemungkinan tidak akan ditunda meskipun situasi geopolitik global tengah memanas akibat konflik di Timur Tengah.

“Pada dasarnya kami menanganinya hari demi hari dan pada waktunya kami akan memiliki resolusi. Dan, Piala Dunia akan tetap berlangsung, bukan? Piala Dunia terlalu besar dan kami berharap semua orang yang sudah lolos kualifikasi dapat berpartisipasi,” kata Schirgi, Selasa (10/3), dikutip dari AP News.

Schirgi menjelaskan bahwa pihak penyelenggara terus memantau perkembangan situasi global sambil bekerja sama dengan mitra federal serta lembaga internasional untuk mengevaluasi kondisi terkini.

Namun hingga saat ini, menurut Schirgi belum ada alasan kuat yang dapat memicu penundaan turnamen empat tahunan tersebut.

Dia juga mengungkapkan bahwa FIFA masih terus menjalin komunikasi dengan Federasi Sepak Bola Iran guna memperoleh informasi terbaru terkait situasi yang berkembang.

"Bila saya memiliki bola kristal, saya bisa memberi tahu Anda sekarang apa yang akan terjadi, tetapi jelas situasinya sekarang terus berkembang,” ujar Schirgi.

Meski begitu, Schirgi tidak membeberkan secara rinci hasil pembicaraan tersebut. Dia berharap seluruh negara yang telah memastikan diri lolos ke putaran final, termasuk Iran, dapat berpartisipasi tanpa hambatan.

Menurutnya, di tengah kondisi dunia yang penuh ketegangan, Piala Dunia justru bisa menjadi momen untuk menyatukan berbagai bangsa.

“Mengingat keadaan dunia terkini, turnamen ini menjadi kesempatan besar untuk menyatukan semua orang,” kata Schirgi.

Dia menambahkan bahwa Piala Dunia selalu memiliki daya tarik global yang mampu menyatukan berbagai negara dan budaya. Hal itu sudah terlihat pada penyelenggaraan turnamen sebelumnya di berbagai negara.

“Bagi Anda yang belum pernah menyaksikan Piala Dunia, ini menjadi momen istimewa karena benar-benar bersifat global dan bisa menyatukan semua orang. Kita sudah menyaksikannya di Qatar, Rusia, dan di mana-mana. Orang-orang kagum betapa internasionalnya seluruh acara ini,” ujarnya.

Piala Dunia 2026 dijadwalkan berlangsung pada 11 Juni hingga 19 Juli. Turnamen ini akan menjadi edisi pertama yang diikuti oleh 48 negara dari enam konfederasi berbeda.

Selain itu, untuk pertama kalinya dalam sejarah, Piala Dunia akan diselenggarakan di tiga negara sekaligus, yakni Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Satgas Saber Pelanggaran Pangan Tegur RPH Pulo Gadung yang Jual Ayam di Atas HAP
• 18 jam lalujpnn.com
thumb
Milisi Pro-Israel Tingkatkan Serangan Terhadap Hamas
• 22 jam lalutvrinews.com
thumb
Abu Janda Diusir Aiman Saat Debat di TV, Ustad Felix Siauw: Gak Mau Kasih Panggung Orang Bodoh!
• 16 jam laludisway.id
thumb
Rusia dan China Bersatu Bantu Iran Lawan Amerika Serikat Pakai Satelit Canggih Hingga Rudal Pembunuh
• 3 jam lalusuara.com
thumb
Miliano Jonathans Cedera, Ini Reaksi PSSI Pemain yang Mencederainya Berpeluang ke FIFA Series 2026
• 20 jam lalukompas.tv
Berhasil disimpan.