Tumpukan Kayu Pasca Banjir di Pantai Padang: Penyebabnya Masih Dicari, Sampel Telah Diambil

liputan6.com
7 bulan lalu
Cover Berita

Liputan6.com, Jakarta - Kepala Balai Konservasi Sumber Daya Alam (KSDA) Sumatra Barat, Hartono mengatakan, pihaknya menyelidiki asal-usul kayu yang menumpuk di sepanjang pantai Kota Padang pascabanjir bandang yang menerjang.

"Kami UPT bersama dengan tim PKH, penerbitan kawasan hutan, tim Mabes Polri, tim Polda, semuanya secara kolaborasi untuk bisa mendeteksi sebenarnya apakah terhadap kayu-kayu yang ada di sepanjang pantai ini, itu hasil illegal logging atau karena memang terbawa oleh arus banjir bandang yang terjadi," kata dia di Posko Penanggulangan Bencana Banjir Kementerian Kehutanan (Kemenhut) di Padang, Selasa (9/12/2025).

Advertisement

Hartono pun tidak ingin berspekulasi sebelum hasil pemeriksaan tuntas. Karenanya, tim gabungan telah dikerahkan untuk mengumpulkan sampel kayu guna uji forensik kehutanan.

Dia membeberkan, tim telah mengambil sampel kayu dari beberapa titik untuk dicocokkan dengan sumber tegakan di kawasan hulu. Proses ini dilakukan untuk memastikan jalur asal dan penyebab utama keberadaan kayu yang menumpuk di pesisir Kota Padang.

 

"Kami juga melakukan kegiatan monitoring terkait dengan hulu daripada Palembayan dan Kota Padang," kata Hartono.

Dia mengungkapkan, alasan pentingnya mengetahui material kayu yang berada di pantai Kota Padang tersebut.

"Apakah memang benar bahwa kayu-kayu yang ada di pantai, sepanjang pantai itu asal-usulnya dari hulu,” ungkap Hartono.

Dia menuturkan, koordinasi lintas lembaga masih berlangsung guna mengurai sebab utama peristiwa banjir bandang dan tanah longsor yang melanda Sumatera Barat, selain tingginya curah hujan.

"Prinsipnya sampai hari ini kami selalu berkoordinasi dengan tim PKH, dengan tim Mabes Polri, dengan tim Polda untuk bisa mengurai sebenarnya permasalahannya seperti apa, apa yang menyebabkan," kata Hartono.


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Menko PMK Dorong Ponpes-Sekolah Punya Aturan Antikekerasan Terhadap Anak
• 2 jam lalu
0
thumb
Polemik Febrie Adriansyah, Prabowo Diwarning Serangan Geng SOP: Sapu Bersih atau Disapu
• 19 jam lalu
0
thumb
Embun Upas Dieng Sebabkan 30 Hektare Tanaman Kentang Milik Petani Rusak
• 10 jam lalu
0
thumb
Ejekan Messi Gagal Penalti Berujung Pria Bangladesh Tewas
• 20 jam lalu
0
thumb
AHY Bekali Taruna Akmil Hadapi Tantangan Global Jelang Pelantikan Perwira TNI AD
• 20 jam lalu
0
Berhasil disimpan.